Menurut Moira Mack, juru bicara Gedung Putih, Obama tidak berniat untuk mengatakan bahwa gadget-gadget seperti iPad, iPod, Xbox dan lainnya itu tidak berguna sama sekali.
"Ketika presiden bergurau soal kemampuannya menggunakan teknologi, intinya ia ingin mengatakan bahwa teknologi ini menawarkan kesempatan yang tak terbatas bagi setiap generasi. Dan terserah kepada individu jika mereka akan menggunakan kemajuan ini hanya untuk hiburan atau sebagai alat pemberdayaan pendidikan. Yang pasti Amerika akan tetap di garis depan dalam kemajuan teknologi di abad ke-21," jelasnya, dikutip detikINET dari PC Magazine, Rabu (12/5/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan iPod, iPad, Xbox dan PlayStation, yang saya sendiri tidak tahu bagaimana memainkannya, informasi berubah menjadi pengalih perhatian dan suatu bentuk hiburan, ketimbang menjadi alat pemberdayaan atau emansipasi," kata sang presiden, beberapa waktu lalu.
"Anda berada dalam lingkungan dimana media membombardir kita selama 24 jam setiap hari, dengan berbagai konten dan segala macam argumen. Beberapa di antaranya tidak selalu benar," imbuhnya.
Namun kini pihak Gedung Putih sudah turun tangan untuk meluruskan. Pun demikian, seperti hal itu sudah terlambat. Sebab, komentar 'asli' Obama sudah menjadi headline berbagai media internasional.
Sebut saja New York Post yang membuat judul cukup nyelekit, 'iPad Buruk untuk Demokrasi, Kata Obama Kepada Para Mahasiswa'. Sementara Fox News mengambil angle, 'Obama Tak Bisa Menggunakan iPod'.
(ash/wsh)