Ya, dalam 8 tahun terakhir, ada saja polisi tiba-tiba muncul di kediaman suami istri yang sudah berusia sekitar 80 tahun itu. Terhitung sebanyak 50 kali polisi datang, seringkali dengan bentakan dan kata-kata kasar.
Rupanya para polisi mencurigai pasangan itu terlibat atau mengetahui para pelaku tindak kejahatan, dari pembunuhan sampai pencurian. Padahal, Rose dan Walter merasa tak pernah melakukannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rupanya ada sistem komputer kepolisian yang keliru mengidentifikasi rumah Rose sebagai sarang penjahat. Awalnya pada tahun 2002, rumah Rose dijadikan uji coba sistem baru pelacakan kriminal di komputer.
Nah, data itu tidak jua dihapus sehingga beberapa polisi menganggap rumah Rose benar-benar dihuni penjahat. Setelah masalah ini diketahui, pihak kepolisian pun langsung meminta maaf.
Untuk memastikan polisi tidak lagi mengganggu pasangan tua itu, alamat rumah mereka ditandai secara khusus. Demikian seperti detikINET kutip dari BBC, Senin (22/3/2010). (fyk/faw)