"Status-statusnya itu nyleneh. Sempat waktu itu juga ada status yang menyebarkan tentang ajaran-ajaran agama," tutur Najwa kepada detikINET, Rabu (24/3/2010).
"Takutnya juga karena pelaku sempat meminta sumbangan. Untuk lebih meyakinkan, ada foto dan video tentang rumah singgah," tandas Najwa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Najwa menegaskan bahwa akun Facebook aslinya yang ada tulisan 'jaringan University of Melbourne'.
(faw/wsh)