Dilansir AFP dan dikutip detikINET, Selasa (19/1/2010), kasus ini bermula ketika tersangka, Paul Chambers, akan bepergian dengan pesawat via bandara Robin Hood di Doncaster, Inggris. Namun badai salju mengancam keberangkatan pesawat sehingga Chamber kesal.
"Bandara Robin Hood tertutup" tulis Chambers di Twitter. Ia melanjutkan postingan dengan ungkapan frustasi bahwa jika masalah yang terjadi di bandara tidak kunjung selesai, dia akan meledakkannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria berusia 26 tahun itu diinterogasi karena polisi menganggap ancamannya serius. Dia harus menjalani proses hukum terkait tuduhan konspirasi membuat hoax pengeboman bandara dan juga dilarang pergi ke bandara seumur hidup.
"Aku tak pernah menyangka hal ini akan terjadi karena sebuah postingan di Twitter," tukas Chambers meluapkan rasa kagetnya. Namun sepertinya Chambers lupa kalau pengamanan di Inggris kini sangat ketat untuk mengantisipasi ancaman teroris. (fyk/faw)