Kasus ini bermula ketika kedua blogger asal China tersebut membuat tulisan tentang seorang sutradara film Negeri Tirai Bambu yang bernama Xie Jin meninggal dalam pelukan pelacur.
Sontak, berita itu mengagetkan pihak keluarga yang ditinggalkan. Mereka pun menyeret kedua blogger tersebut ke pengadilan dengan tuduhan pencemaran nama baik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun bukannya menyadari kesalahannya, Song Zude -- salah satu blogger tersebut -- malah bersikeras tulisan yang ia tampilkan mengenai kelakuan cabul Xie Jin adalah berita benar.
"Putusan ini tidak adil, Saya tidak akan meminta maaf. Saya juga tidak akan membayar kompensasi tersebut dan akan mengajukan banding," tegasnya, dikutip detikINET dari AFP, Senin (28/12/2009).
Song sendiri bersikeras bahwa ia memiliki bukti bahwa semasa hidup, Xie Jin seorang penikmat wanita tunasusila. Hanya saja, keyakinan Song tersebut tak dianggap oleh pengadilan lantaran tak memiliki bukti kuat. (ash/fyk)