Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Catatan dari IGF 2009
Indonesia Jadi Saksi Aksi Memalukan PBB!
Catatan dari IGF 2009

Indonesia Jadi Saksi Aksi Memalukan PBB!


- detikInet

Sharm - Sebuah aksi memalukan dilakukan oleh PBB di ajang Internet Governance Forum (IGF) 2009, Sharm - Mesir. Di hadapan banyak orang, perwakilan PBB memberangus kebebasan berekspresi para peneliti Internet yang tergabung dalam OpenNet Asia.

Seorang perwakilan PBB dengan didampingi seorang sekuriti khusus PBB, menyatakan tidak setuju pada salah satu standing banner yang dipasang oleh OpenNet Asia. Menurut mereka, standing banner tersebut melanggar peraturan PBB, sebagai salah satu sponsor utama IGF 2009, karena tertulis bahwa "Great Firewall of China" adalah salah satu sistem penyaringan (filtering) tingkat nasional yang pertama di dunia.

Perwakilan PBB tersebut meminta standing banner tersebut tidak dipasang, khususnya saat acara welcome party diadakan oleh OpenNet Asia pada hari pertama IGF 2009, Minggu (15/11/2009). Permintaan tersebut kontan ditolak! Walhasil, sekuriti khusus PBB yang berbadan kekar langsung membongkar paksa standing banner tersebut dan tanpa basa-basi langsung membawanya pergi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Insiden tersebut berlangsung di depan mata saya, yang juga merupakan bagian dari OpenNet Asia untuk chapter Indonesia. Saat kejadian berlangsung, tanpa dikomando kami segera berbagi tugas. Saya segera meminjamkan video camera saya ke rekan peneliti dari Alternative Law Forum - India untuk mengambil gambar bergerak, sedangkan saya menggunakan kamera digital melakukan aksi jeprat-jepret. Segera setelah kejadian tersebut usai, saya pun melakukan upload video dan foto atas aksi pembungkaman PBB atas kebebasan berekspresi tersebut ke YouTube dan Flickr.

Sejumlah teman-teman peneliti yang tergabung dalam OpenNet Asia pun segera menyebarkan ulah PBB tersebut kemana-mana, termasuk via Twitter, Facebook dan media lainnya. Saat standing banner tersebut dilipat oleh sekuriti PBB, sejumlah peserta diskusi yang sempat terpengarah oleh aksi PBB tersebut pun bertepuk tangan memberikan dukungan kepada tim peneliti OpenNet Asia.

Kini informasi tentang aksi memalukan PBB tersebut makin beredar luas di ranah maya dan menuai banuak kecaman. Salah satu dedengkot ONI yang juga Direktur Citizen Lab di Universitas Toronto Kanada, Ron Deibert, mempertanyakan apa manfaat acara IGF jika topik soal kebijakan penyensoran dan pengawasan Internet justru diberangus.

Satu-satunya video tentang insiden PBB yang memalukan tersebut dapat dilihat di http://www.youtube.com/watch?v=d-kxYt2LwKc.


*) Penulis menghadiri IGF 2009 di Sharm - Mesir, dalam kapasitas sebagai peneliti Indonesia untuk komunitas internasional OpenNet Initiative yang memperjuangkan kebebasan berekspresi di media baru. Penulis dapat dihubungi melalui e-mail dbu[at]donnybu.com (wsh/wsh)





Hide Ads
LIVE