Sistem tersebut bisa dibilang cukup canggih, sebab mampu memantau kebakaran hutan dan lahan melalui satelit MODIS secara near real time yang tersaji dalam format web system alias bisa dipantau dari internet yang dinamis dan interaktif.
Indofire dengan demikian akan melengkapi informasi hotspot (titik api) yang telah tersedia selama ini dengan menggunakan satelit National Ocean Atmospheric Administration (NOAA).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penginderaannya pun lebih jelas, untuk NOAA resolusi jaraknya sekitar 1 km, sedangkan MODIS bisa sampai 500 m," ujarnya di sela peluncuran Indofire di Departemen Kehutanan, Kamis (29/10/2009).
Untuk menerima, memproses dan mendistribusikan data dalam format web dan dengan mempertimbangkan besarnya ukuran data yang akan diproses serta keamanan jaringan, direncanakan bakal digunakan teknologi jaringan virtual private network internet protokol (VPN-IP).
Jaringan tersebut, lanjut Nur, menghubungkan seluruh server di Direktorat Pengendalian Hutan Dephut, LAPAN, Stasiun Bumi LAPAN Rumpin, Pare-pare, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Riau dan Kalimantan Tengah dengan main gateway internet di Direktorat Pengendalian Hutan Dephut .
Mike Bradford, CEO Landgate, Western Australia menambahkan, Australia sudah cukup berpengalaman dalam memerangi kebakaran hutan dengan memanfaatkan teknologi.
"Teknologi inilah yang akan coba kami implementasikan di Indonesia. Namun terserah kepada pemerintah Indonesia mau dipakai di mana," tukasnya. (ash/faw)