Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Indonesia-Australia Luncurkan Sistem Pemantau Kebakaran Hutan

Indonesia-Australia Luncurkan Sistem Pemantau Kebakaran Hutan


- detikInet

Jakarta - Pemerintah Indonesia dan Australia berkolaborasi dalam memerangi kebakaran hutan. Salah satu caranya dengan meluncurkan sistem pemantauan kebakaran hutan Indofire.

Sistem tersebut bisa dibilang cukup canggih, sebab mampu memantau kebakaran hutan dan lahan melalui satelit MODIS secara near real time yang tersaji dalam format web system alias bisa dipantau dari internet yang dinamis dan interaktif.

Indofire dengan demikian akan melengkapi informasi hotspot (titik api) yang telah tersedia selama ini dengan menggunakan satelit National Ocean Atmospheric Administration (NOAA).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikatakan Nur Hidayat, Deputi Penginderaan Jauh LAPAN, teknologi yang diusung satelit MODIS lebih canggih ketimbang NOAA.

"Penginderaannya pun lebih jelas, untuk NOAA resolusi jaraknya sekitar 1 km, sedangkan MODIS bisa sampai 500 m," ujarnya di sela peluncuran Indofire di Departemen Kehutanan, Kamis (29/10/2009).

Untuk menerima, memproses dan mendistribusikan data dalam format web dan dengan mempertimbangkan besarnya ukuran data yang akan diproses serta keamanan jaringan, direncanakan bakal digunakan teknologi jaringan virtual private network internet protokol (VPN-IP).

Jaringan tersebut, lanjut Nur, menghubungkan seluruh server di Direktorat Pengendalian Hutan Dephut, LAPAN, Stasiun Bumi LAPAN Rumpin, Pare-pare, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Riau dan Kalimantan Tengah dengan main gateway internet di Direktorat Pengendalian Hutan Dephut .

Mike Bradford, CEO Landgate, Western Australia menambahkan, Australia sudah cukup berpengalaman dalam memerangi kebakaran hutan dengan memanfaatkan teknologi.

"Teknologi inilah yang akan coba kami implementasikan di Indonesia. Namun terserah kepada pemerintah Indonesia mau dipakai di mana," tukasnya. (ash/faw)





Hide Ads