Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Facebook Gedung Putih 'Dibajak' Pemrotes Perang

Facebook Gedung Putih 'Dibajak' Pemrotes Perang


- detikInet

Washington - Sebagian masyarakat Amerika Serikat sepertinya sudah jengah dengan 'kegemaran' negerinya maju berperang. Melalui Facebook, kampanye agar presiden Barack Obama menghentikan perang di Afghanistan pun digelar.

Para pemrotes perang memenuhi halaman Facebook milik kantor kepresidenan AS, Gedung Putih, dengan berbagai tulisan anti perang bertepatan dengan peringatan 8 tahun invasi ke Afghanistan. Mereka tergabung dalam grup Peace Action West dan Peace Education Fund.

"Jangan lagi ada tentara atau uang yang dihabiskan untuk perang di negara lain. Mari kita berfokus pada hal yang benar-benar penting, yakni perubahan iklim," tukas user bernama Miller Duvall.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Minggu ini bertepatan dengan 8 tahun perang di Afghanistan dan aku mengenang mereka yang telah meninggal. Peluru tak akan memenangkan hati siapapun. Jangan kirim tentara lagi. Kita butuh rancangan yang lebih baik untuk Afghanistan," tutur pengguna Facebook lain, Amy Beinart.

Mereka tampaknya melihat tak ada dampak positif apapun yang terjadi meski perang sudah lama berlangsung. Bahkan ada pula yang merasa Amerika Serikat sudah kalah dalam konflik ini.

"8 tahun sudah di Afghanistan dan kita tak punya satu hal pun yang bisa dipamerkan. Kita telah kalah," tulis Aleksey Ioseliani di wall Facebook Gedung Putih.

Beragam protes pada Obama memang sering dilancarkan via dunia maya. Sedangkan terkait kampanye anti perang tersebut, pihak Gedung Putih tidak bersedia membuat komentar. Demikian seperti dilansir New York Times dan dikutip detikINET, Kamis (8/10/2009). (fyk/faw)







Hide Ads