Telkom berusaha menarik rasa penasaran ibu-ibu serta memanfaatkan popularitas facebook untuk menggiring mereka agar memanfaatkan akses internet dalam kehidupan sehari-harinya.
"Facebook menjadi stimulus bagi mereka untuk berinternet. Kita ajarkan dari yang paling mudah dulu dan yang paling digandrungi oleh masyarakat saat ini," ujar Irwan Sobrian, Corporate Secretary Datel Bandung saat berbincang dengan detikINET, Senin petang (5/10/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selain ibu-ibu arisan, kelompok pengajian dan komunitas lainnya. Ya, biar mereka tidak kalah dengan anak-anaknya. Sedangkan untuk komunitas sekolah kita memiliki program Blogvaganza yang roadshow mengedukasi anak SMA se-Bandung," ungkapnya.
Sebelumnya, berdasarkan hasil riset internal Telkom, diperoleh data bahwa setengah penduduk di Kota Bandung sudah memiliki komputer baik PC ataupun notebook. Tapi dari hasil tersebut, hampir 70 persennya enggan untuk memasang internet di rumahnya.
Disinggung apakah program tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan penjualan Speedy, Irwan mengaku hal tersebut tidak berbanding lurus dan tidak secara langsung akan meningkatkan penjualan Speedy.
"Edukasi itu salah satu upaya kita untuk mendorong pemahaman masyarakat terhadap internet. Sebenarnya tidak berbanding lurus dan tidak secara langsung berkaitan dengan sales. Namun kita mendorong hingga masyarakat interest," ungkapnya.
Hingga bulan September, jumlah pelanggan Speedy di Bandung mencapai 56 ribu pelanggan. Sedangkan target jumlah pelanggan Speedy hingga akhir tahun di Bandung adalah 68.046 ribu pelanggan.
Irwan menambahkan, pihaknya saat ini menargetkan penetrasi internet di Bandung setiap bulannya. Pada September lalu, target 5.000 SSL (Satuan Sambungan Layanan) atau 5.000 pelanggan sudah terpenuhi. "Yang pasti sekarang kita tingkatkan lagi targetnya," tegasnya.
(afz/wsh)