Dikutip detikINET dari CNN, Selasa (1/9/2009), dalam teknologi ini, Gates dan teman-teman ilmuwannya berniat meminimalisir bahaya topan dengan cara mendinginkan temperatur lautan.
Memang Amerika sering menderita akibat terjangan topan badai. Badai Katrina misalnya, menimbulkan kerugian sampai US$ 81 miliar secara ekonomi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akan tetapi, teknologi ambisius yang didukung penuh Gates ini belum-belum sudah mendapat cibiran. "Masalahnya, badai datang sangat cepat. Hanya ada dua sampai 3 hari peringatan dini. Sangat sulit membawa air dingin yang cukup untuk membawa pengaruh yang banyak," tukas William Gray, profesor di Colorado State University.
Bahkan jika teknologi tersebut benar-benar bekerja, Gray yakin tidak akan mampu sepenuhnya menghentikan badai. "Tak ada cara untuk menghentikannya. Badai mungkin melemah di pusatnya, tapi tidak di luarnya," tukas Gray.
(fyk/wsh)