Mengapa? Karena dengan fasilitas tersebut, mereka dituntut untuk terus siaga, selalu menjawab panggilan dari kantor, kapan saja dan di mana saja, tak peduli mereka sedang beristirahat, demikian dikutip detikINET dari ITNews, Selasa (11/8/2009).
Saat mereka mengajukan protes, perusahaan menyebutkan bahwa itu bagian dari standar praktik bisnis. Akhirnya tiga orang karyawan yang merasa 'tersiksa' gara-gara smartphone dari perusahaannya tersebut mengajukan gugatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini penggunaan smartphone memang tengah booming. Sejumlah perusahaan pun memberikan fasilitas smartphone untuk para karyawannya. Alih-alih senang dengan pemberian fasilitas tersebut, para karyawan justru merasa selalu dikejar-kejar perusahaan, bahkan saat sedang bersantai.
Beberapa waktu lalu, serikat pekerja Kanada, menuntut perusahaan untuk memberikan kenaikan gaji bagi karyawan yang diberi fasilitas smartphone.
Bagaimana dengan karyawan di Indonesia?
Ingin berdiskusi lebih lanjut soal smartphone? Yuk gabung di detikINET Forum!
(faw/fyk)