Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Apple: Awas, iPhone Oprekan Dilirik Teroris

Apple: Awas, iPhone Oprekan Dilirik Teroris


- detikInet

Jakarta - Apple gerah dengan aksi hacker mengunlock iPhone sehingga bisa dipakai di luar operator tertentu. Bahkan dalam pernyataan terbarunya, mereka mengklaim iPhone oprekan bisa dimanfaatkan teroris serta mengancam keamanan Amerika Serikat.

Dikutip detikINET dari DailyTech, Kamis (30/2009), Apple memang telah berulangkali berupaya menahan laju iPhone oprekan. Namun para hacker selalu menemukan cara untuk menerobos sistem perlindungan di iPhone.

Kini dalam jurus terbaru, mereka berharap pemerintah Amerika Serikat mencegah iPhone dioprek. Mereka mendaftarkan laporan pada kantor U.S Copyright Issue dengan usul bahwa mengoprek iPhone melanggar hukum.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Alasannya, Apple mengklaim iPhone unlock membuat akses pada BBP (baseband processor) untuk mengkoneksi iPhone pada tower ponsel jadi mudah. Padahal menurut Apple, BBP potensial dieksploitasi peretas termasuk para teroris untuk mengganggu software menara telekomunikasi sehingga tak berfungsi sebagaimana mestinya.

Bahkan tak cukup hanya itu, Apple juga memaparkan bahwa iPhone oprekan juga bisa jadi perangkat andalan gembong narkoba. Sebab, iPhone oprekan memungkinkan mereka berkomunikasi secara anonim.

Klaim Apple mengundang tanggapan sinis dari lembaga Electronic Frontier Foundation (EFF) yang telah mengusulkan agar iPhone oprekan dilegalkan. Fred von Lohmann dari EFF menyatakan sekitar 1 juta iPhone oprekan telah ada di Amerika sejauh ini dan belum ada kasus membahayakan yang pernah terjadi. (fyk/ash)





Hide Ads
LIVE