Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Lobi Microsoft ke Uni Eropa Berhasil?

Lobi Microsoft ke Uni Eropa Berhasil?


- detikInet

Jakarta - Microsoft tak patah arang dengan tuduhan monopoli Komisi Uni Eropa terhadap kehadiran secara otomatis Internet Explorer (IE) di setiap sistem operasi Windows. Produsen software raksasa ini pun telah melobi sang penjegal.

Dalam proposal terbaru yang ditawarkan, Microsoft keuekuh mempertahankan IE di setiap Windows 7 yang bakal beredar di wilayah Eropa. Hanya saja, mereka akan memberikan aplikasi tambahan bernama 'Ballot Screen', yang akan membuat pengguna OS teranyar Microsoft tersebut dapat dengan mudah menginstal browser pesaing IE dan menonaktifkan browser milik Microsoft.

Dilansir detikINET dari Techworld, Senin (27/7/2009), tak hanya pengguna yang bisa melakukan 'kudeta' paksa tersebut, namun juga bagi produsen komputer sendiri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Komisi Uni Eropa memang belum memutuskan nasib IE. Hanya saja, disebut-sebut tawaran damai Microsoft itu disukai para pejabat Uni Eropa. "Pihak Komisi menerima dengan tangan terbuka untuk penawaran ini, dan kami akan melakukan investigasi untuk efektivitas pilihan pengguna," tutur pernyataan Komisi Uni Eropa.

Tuduhan persaingan tidak sehat Komisi Uni Eropa terhadap Microsoft mulai digulirkan sejak Januari lalu. Saat itu, browser Microsoft -- IE -- dikeluhkan terlalu mendompleng popularitas Windows, sehingga sulit untuk dikejar browser pesaingnya macam Firefox, Opera dan Chrome.Β Β Β 

Protes tersebut tentu membuat Microsoft meradang. Sebab, perusahaan milik Bill Gates ini harus siap-siap mengedarkan OS terbaru mereka Windows 7 tanpa embel-embel IE di dalamnya untuk pasar Eropa. Hal inilah yang ingin dilobi Microsoft ke Komisi Uni Eropa. Yakni untuk menyelamatkan eksistensi IE di keluarga Windows.

Microsoft sendiri percaya bahwa tawarannya tersebut akan mampu meredam isu panas soal perang browser di Eropa. "Selain itu, kami percaya bahwa jika proposal tersebut diterima, maka akan mampu mengakomodir regulasi terkait kompetisi Internet Explorer," tukas juru bicara Microsoft. (ash/faw)






Hide Ads