Namun lebih daripada itu, bukan hanya situs porno saja yang jadi sasaran pemerintah. Awal tahun lalu, 2 search engine besar: Google China dan Baidu turut dimata-matai dan diperingatkan oleh China karena dituding menyebarkan konten porno melalui hasil temuan dari mesin pencari mereka.
Namun ternyata Google masih saja nakal. Meskipun sudah mendapat peringatan, berbagai temuan yang berisi link-link mesum dan konten-konten yang tidak senonoh masih bisa dijumpai di dalam situs Google China. Hal inilah yang membuat China geram.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Google China tidak menuruti permintaan dari hukum dan regulasi China, dan sejumlah
besar informasi pornografi internet dari negara luar masih memasuki batas wilayah kami
melalui website itu," keluh lembaga tersebut pada Reuters Beijing yang dilansir detikINET dari Arstechnica, Jumat (19/6/2009).
Lebih lanjut, Internet Illegal Information Reporting Center kemudian mendorong pihak berwenang untuk menindak Google dengan senjata hukum. Hal ini dilakukan jika Google masih saja nakal dengan tidak menyapu bersih konten-konten berunsur pornografi. (sha/fyk)