Namun dalam kenyataannya yang terjadi bukan hanya pengaburan wajah terhadap orang-orang yang masih hidup saja, namun juga berlaku bagi yang sudah tidak bernafas. Hal ini terlihat jelas jika pengguna Google Street View mengamati gambar restoran cepat saji KFC di penjuru negara Inggris lewat layanan internet milik Google ini.
Anda tak akan melihat lagi gambar sosok berkacamata dengan jenggot dan rambut putihnya yang terkenal itu. Ya, gambar si Kolonel Sanders, pendiri KFC yang meninggal tahun pada 1980 ikut-ikutan diblur di layanan internet milik Google ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alhasil, ini menjadi kali pertama bagi almarhum Kolonel Sanders absen di gerai miliknya sendiri. Sebab, foto Sanders di 760 restoran cepat saji itu di Inggris tak lagi nampak jelas.
"Patut disayangkan, wajah Kolonel Sanders turut diblur, namun di saat yang bersamaan hal ini memperlihatkan betapa bagusnya teknologi pengenal wajah kami", ujar juru bicara Google mencoba berkilah.
(/ash)