Pihak Facebook yang menerima laporan tentang pemblokiran tersebut tentu saja menyayangkan tindakan pemerintah Iran. "Kami kecewa setelah mendapat kabar bahwa user di Iran tidak dapat mengakses Facebook," ujar juru bicara perusahaan yang didirikan Mark Zuckerberg tersebut, seperti dikutip detikINET dari AFP, Senin (25/5/2009).
Lebih lanjut Facebook menambahkan,"Sungguh memalukan ketika negara membatasi kesempatan untuk berbagi (sharing) dan berekspresi melalui layanan internet."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(faw/ash)