Pasalnya, Shine Bet menemukan bukti bahwa musuh-musuhnya, yakni organisasi teror di negara-negara Arab memakai situs jejaring seperti Facebook untuk merekrut mata-mata atau bahkan membunuh orang Israel. User Facebook di Israel pun diperingatkan untuk tidak memberi nomor telepon atau membalas pesan orang asing.
"Organisasi teror memakai situs itu untuk membujuk orang Israel melangsungkan pertemuan sehingga mereka dapat diculik, dibunuh atau dimanfaatkan sebagai mata-mata," papar Shine Bet yang dilansir SkyNews dan dikutip detikINET, Selasa (19/5/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Delapan tahun lalu di Israel memang pernah terjadi kasus menghebohkan terkait pertemuan yang disusun via internet. Seorang remaja Israel dibunuh di wilayah Tepi Barat oleh seorang wanita yang dikenalnya via internet.
(fyk/faw)