Kali ini banjir informasi dan update yang terus menerus di situs jejaring semacam Twitter dikatakan dapat menurunkan moral seseorang.
Demikian klaim sebuah studi di University of Southern California, Amerika Serikat. Dikutip detikINET dari WebUser, Rabu (15/4/2009), studi tersebut menduga otak manusia yang dibombardir informasi bisa mempengaruhi perkembangan emosi, khususnya pada kaum muda.
Menurut para peneliti yang melibatkan 13 relawan dalam riset tersebut, manusia tak dapat bereaksi secara tepat jika sebuah berita buruk terus datang dengan begitu cepatnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penelitian ini menyebutkan, manusia butuh waktu 6 sampai 8 detik untuk merespon sebuah kisah emosional dengan baik. Namun banjir informasi via situs jejaring tidak memungkinkan hal itu.
(fyk/ash)