Pasalnya, menurut Kabag Pusat Informasi dan Humas Depkominfo Gatot S. Dewa Broto, jika pemerintah terlalu reaktif maka sama saja ikut terpancing permainan iseng blogger tersebut.
"Nanti takutnya malah akan memancing keisengan mereka untuk melakukan hal sama," ujarnya ketika dikonformasi detikINET menanggapi kemunculan kembali blog penghina nabi, Selasa (10/3/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun setelah kejadian itu, pemerintah langsung mengadakan pertemuan dengan komunitas blogger untuk sharing informasi. Hasilnya, pemerintah diminta untuk lebih hati-hati menanggapi hal-hal negatif di dunia maya.
"Jadi sekarang ini kami lebih mature (dewasa) menghadapi kasus seperti ini, karena amunisi kami bertambah dengan semakin banyak pengalaman," tukasnya.
Pun demikian, lanjut Gatot, pemerintah tak bisa menjamin bahwa keisengan dari segilintir masyarakat dunia maya ini akan sepenuhnya menghilang ketika pemerintah turun tangan. "Tapi paling tidak pemerintah sudah berusaha," pungkasnya.
(ash/faw)