Polisi di wilayah Utah, Amerika Serikat pun menginvestigasi iklan tersebut setelah mendapat laporan dari warga masyarakat. Dikutip detikINET dari United Press International, Selasa (10/3/2009), iklan menghebohkan itu muncul di website stasiun TV setempat.
"Iklan itu membuatku terpukul. Anda tidak bisa memberikan anak pada orang lain begitu saja," papar Mary Workman, salah seorang warga yang melaporkan kasus tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak kepolisian menyatakan bahwa iklan yang sedang diinvestigasi itu telah dihapus dalam waktu 40 menit setelah diposting online. Barangkali pembuatnya ingin menghilangkan jejak. (fyk/wsh)