"Jalanan di Bandung banyak bangunan yang bersejarah. Dan ternyata banyak yang jalan yang dinamai pulau di Indonesia," ujar Bagus Rully Muttaqien koordinator acara 'Batagor Amazing Tour, Keliling Indonesia' kepada detikINET di Lapanang PLN, Jalan Belitung, Senin (9/3/2009).
Senada dengan Bagrul, demikian Bagus Rully akrab dipanggil, Catoer Nengsusmoyo mengaku dapat belajar sejarah Kota Bandung. "Belajar sejarah, ternyata banyak bangunan sejarah dan tidak diketahui oleh umum," kata Catur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya baru mengetahui ternyata landmark Kota Bandung dulu ada di Jaabeurs (Gedung Kodiklat TNI di Jalan Aceh). Jalan-jalan yang sering kita lalui ternyata banyak bangunan-bangunan bersejarah," papar Yudha P Sunandar, Ketua Batagor.
Dalam menjelaskan sejarah bangunan yang mereka lalui, Bagrul mengutip dari sebuah buku 'Album Bandoeng Tempo Dulu' karya Sudarsono Katam dan Lulus Abadi terbitan NavPress Indonesia. Bak seorang tour guide profesional, Bagrul menunjukan foto dalam buku tersebut dan dibandingkan dengan kondisi bangunan saat ini.
Seperti BIP (Bandung Indah Plaza) dulu adalah tempat peristirahatan bagi orang Belanda. Atau Jaabeurs yang dulu menjadi tempat pasar malam dan pesta rakyat.
"Bangunannya masih utuh atau sudah dipugar. Sebagian masih seperti aslinya seperti Jaabeurs dan Kodam Siliwangi. Banyak potensi pariwisata, khususnya wisata sejarah di Kota Bandung," pungkas Bagrul.
(afz/wsh)