Namun teknisi yang memperbaiki laptopnya mengatakan bahwa cacing tanah sepanjang 5 Inchi yang jadi biangnya. Hewan itu merayap via ventilasi dan bergulung di kipas. Akibatnya, laptop jadi overheat dan akhirnya rusak.
"Layar laptop menampakkan pesan kipas prosesor tidak bekerja. Ketika kulihat ke dalam, aku menjumpai sesuatu yang kukira plester. Namun ternyata itu adalah cacing," papar sang teknisi bernama Sam Robinson.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Cacing itu pasti tengah mencari tempat sembunyi sehingga masuk ke laptop," papar Taylor seperti dikutip detikINET dari United Press International, Kamis (26/2/2009).
(fyk/faw)