Peraturan ini akan mulai diberlakukan bulan April. Perusahaan harus melengkapi database kliennya, lengkap dengan sidik jari.
Ada sekitar 700 kelompok kriminal di Meksiko, beberapa di antaranya menjalankan aksinya dari balik jeruji besi. Para pelaku kejahatan ini menggunakan ponsel untuk memeras dan meminta tebusan. Kasus penculikan memang marak terjadi di Meksiko. Ratusan orang menjadi korban penculikan setiap tahunnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan adanya peraturan baru tersebut, user akan diminta sidik jarinya ketika membeli handset atau kontrak ponsel. Operator harus menyimpan informasi ponsel seperti daftar panggilan, sms atau pesan suara selama setahun. Informasi ini hanya boleh dipergunakan dengan persetujuan pengadilan demi kepentingan penyelidikan kasus kejahatan.
Dikutip detikINET dari Reuters, Selasa (10/2/2009), user yang kehilangan ponsel harus segera melapor, untuk mencegah penyalahgunaan ponsel untuk tindakan kriminal. (faw/fyk)