Chris Illingworth, demikian nama kakek berusia 60 tahun itu. Suatu hari saat surfing di internet, ia menemukan sebuah video lucu yang menampilkan seorang pria sedang mengayun bayi yang tertawa di lengannya.
Iseng-iseng, video tersebut disalin dan kemudian di-posting ulang oleh Illingworth di situs Liveleak, yakni situs berbagi video macam Youtube--yang sempat menghebohkan dunia gara-gara kasus video Fitna.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku tidak membuat video klip itu dan tidak bermain dengan seorang bayi. Aku hanya meng-upload video klip. Video itu tidak berisi tentang pelecehan seksual atau sejenisnya, itu hanyalah bayi yang sedang tersenyum," bantah Illingworth yang berusaha membela diri, seperti dikutip detikINET dari Ninemsn, Rabu (10/12/2008).
Alhasill, kejadian ini membuat Illingworth kalut dan dilanda stres berat. Mau tidak mau ia harus menghadapi persidangan atas tudingan kejahatan terhadap anak kecil.
Malang benar nasibmu, kek.. (faw/rou)