Orang tersebut kemungkinan akan ditempatkan sebagai salah satu staf di divisi baru teknologi yang akan dibentuk Obama di Gedung Putih. Kemungkinan tugasnya adalah memberi masukan dalam hal membuat transparansi yang lebih baik, membuka akses dengan agen pemerintah lain, atau menjadi pemandu kebijakan yang dapat memicu inovasi.
Namun, CTO tersebut juga harus bisa menghindari kemungkinan-kemungkinan 'perangkap', seperti membuat pengeluaran baru untuk proyek yang tidak memberikan hasil atau membuat konflik dengan agen pemerintah lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim transisi Obama sudah mulai berkomitmen memanfaatkan teknologi dengan meluncurkan situs www.change.gov. Situs ini merupakan bentuk komitmen Obama menggunakan teknologi dalam memerintah nanti.
Namun, seperti dikutip detikINET dari zdnet.co.uk, Senin (10/11/2008), penunjukan CTO untuk Obama dinilai beberapa kalangan tidak akan menjamin perubahan apapun.
"Ide CTO memang bagus, tetapi saya pikir ini akan lebih kompleks. Tidak cukup hanya membuat kantor, tapi harus tahu dan memahami kebutuhan teknologi," kata Ed Black, president and chief executive of the Computer & Communications Industry Association.
Yurisdiksi CTO dinilai bisa tumpang tindih dengan agen atau peran eksekutif lain di beberapa bidang seperti kebijakan inovasi, cybersecurity atau intellectual-property enforcement.
Untuk menghindari tumpang tindih itu, tim Obama harus membuat aturan misalnya apakah CTO itu akan fokus pada tujuan-tujuan seperti membuat agensi menjadi lebih efisien dan sebagainya.Β (dwn/rou)