Ia ditangkap pada September lalu di bawah undang-undang Internal Security Act (ISA). Petra dinyatakan dibebaskan dari tahanan setelah mendapat pembelaan dari pengacaranya, Malik Imtiaz Sarwar, yang menyatakan bahwa penangkapan tersebut tidak sah.
Pria yang juga pendiri situs kontroversial Malaysia Today ini dituduh mengancam keamanan publik dan dapat memicu konflik berbau agama di negara Malaysia yang notabene sebagian besar rakyatnya muslim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam tulisannya, Raja Petra menyebutkan bahwa Najib terlibat dalam kasus pembunuhan seorang model wanita asal Mongolia bernama Altantuya Shaariibuu.
Altantuya tewas terbunuh akibat tembakan dua kali di kepalanya, tubuhnya lalu dibuang ke sebuah hutan yang berada di luar ibukota Malaysia pada Oktober 2006 lalu. Najib menampik tuduhan tersebut dan mengatakan kalau tuduhan tersebut adalah bohong besar. (dwn/dwn)