Ketika diwawancarai detikINET, Selasa (4/11/2008), Roy mengatakan, dirinya menyerahkan penilaian kepada si penerima SMS tersebut. "Kalau SMS itu dianggap kampanye ya silahkan, tapi intinya ini cuma penegasan sekaligus minta doa restu," ujarnya.
Sebab, lanjutnya, hal itu untuk meluruskan kesimpangsiuran yang terjadi di masyarakat mengenai kabar pencalegan dirinya. "Karena sifatnya cuma untuk memberitahu teman-teman saya, daripada mereka dengar-dengar katanya si anu," imbuh Roy.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pun demikian, Roy juga meminta maaf jika ada penerima SMS yang kurang berkenan dan malah menganggapnya spam. "Dihapus juga tidak apa-apa," ujarnya lirih.
Roy menuturkan bahwa tujuan nomor SMS 'doa restunya' itu diambil dari daftar nama yang ada di ponsel miliknya. "Jumlahnya tak sampai ribuan. Hanya teman-teman untuk pemberitahuan person to person," tandas caleg Partai Demokrat ini.
Β
(ash/dwn)