Sebelumnya, metode pemilu lewat internet pernah dicoba pada tahun 2004. Namun kala itu, masalah keamanan cyber membuat program tersebut batal diberlakukan. Saat ini, berbagai langkah telah dilakukan untuk mengantisipasinya.
Dikutip detikINET dari Vnunet, Kamis (23/10/2008), tentara AS yang mangkal di Inggris, Jerman dan Jepang berkesempatan untuk memilih secara online sebagai bagian dari uji coba bernama Okaloosa Distance Balloting Pilot (ODBP) yang dipusatkan di Florida.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan alasan keamanan pula, laptop yang dipakai untuk memilih tidak dibekali hard drive untuk menghindari terjangan virus. Software yang dipakai bakal di-load langsung dari CD.
Pemilih juga bisa mencetak versi kertas untuk meneliti ulang pilihan mereka. Meski demikian, pemakaian teknologi online ini masih tetap mengundang keraguan berbagai pihak.
"Kita tak seharusnya mengizinkan pemilihan melalui dunia cyber ketika teknologinya belum aman. Solusi yang lebih murah dan aman seharusnya diadakan untuk pemilihan di luar negeri," demikian tanggapan dari Dan McCrea, presiden dari Florida Voters Coalition.
Bincang seru soal internet? Gabung saja di detikINET Forum! (fyk/dwn)