Padahal di dalam internet, seseorang bisa memanfaatkan untuk menggunakan berbagai kepentingan yang positif. Misalnya saja menjual produk, mempublikasikan karya ilmiah dan menjual diri (personal branding).
Pendapat itu disampaikan peneliti LIPI Romi Satria Wahono saat menjadi pembicara dalam Seminar Nasional Sistem dan Teknologi Informasi di Stikom, Jalan Kedung Baruk, Surabaya, Rabu (22/10/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengisahkan, beberapa tahun lalu dirinya memiliki situs sendiri yang memajang karya ilmiah. Tak dinyana, seorang profesor dari Kanada mendatangi dirinya dan memintanya untuk mengerjakan proyek kurikulum kuliah.
"Itu berkat siapa? Berkat internet. Beliau mengetahui karya saya dari setelah situs saya. Internet memiliki manfaat yang menarik," kata pria berkacamata ini.
Sayangnya di Indonesia belum banyak yang memanfaatkan internet, kalau pun ada itu digunakan untuk situs porno. "Coba lihat di traffic situs tertinggi, pasti yang masih dalam 5 besar adalah situs begituan," tambahnya.
Hingga saat ini, berdasarkan data Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII) pengguna internet mencapai 25 juta orang atau sekitar 10 persen dari jumlah penduduk Indonesia. (bdh/wsh)