Tiga situs itu - the Democratic Voice of Burma, The Irrawaddy and New Era Journal - dibombardir dengan e-mail sampah sehingga membebani sistem. Menurut kesaksian pihak situs the Irrawady, serangan itu dilancarkan secara terus menerus.
Baik The Irrawady, Democratic Voice of Burma dan New Era Journal dikenal sebagai sumber berita independen terkemuka di Myanmar. Ketiganya tidak segan-segan mengkritik kebijakan pemerintah berkuasa lewat editorialnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti dikutip detikINET dari Firstpost, Jumat (19/9/2008), serangan elektronik semacam ini bukan untuk pertama kalinya dilancarkan. Biasanya, serangan dilancarkan dalam dua sampai tiga hari sebelum teknisi situs berhasil menahan serbuan.
Ingin tahu bermacam info soal serangan cyber? Gabung saja di detikINET Forum! (fyk/ash)