Lembaga intelijen Amerika Serikat (AS), National Intelligence Council pun memasukkan robot dalam jajaran teknologi yang dianggap bisa mengacaukan stabilitas nasional AS. Mereka membesut laporan bertajuk Global Trends 2025 untuk memprediksikan fenomena masa depan yang patut diwaspadai lembaga intelijen AS.
Dalam laporan yang akan diserahkan pada presiden AS di bulan Desember 2008 tersebut, dikemukakan bahwa berbagai material untuk membuat robot kini semakin mudah didapat. Software robot pun makin canggih sehingga dimungkinkan adanya perangkat otonom yang bisa mengendalikan dirinya sendiri. Di militer, pemakaian robot juga makin umum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti dilansir Robotsnet dan dikutip detikINET, Kamis (16/9/2008), laporan intelijen itu juga menyebutkan bahwa dalam soal pengembangan teknologi robot, negeri Jepang menduduki peringkat pertama. Baru setelah itu Amerika Serikat bercokol di posisi dua dan Uni Eropa menduduki tempat ketiga.
Bincang seru seputar kehidupan digital? Gabung saja di detikINET Forum! (fyk/ash)