Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Google News Nyaris Bikin Bangkrut Penerbangan

Google News Nyaris Bikin Bangkrut Penerbangan


- detikInet

Jakarta - Sebuah berita kebangkrutan maskapai penerbangan muncul di Google News dan membuat saham maskapai itu merosot. Padahal, berita itu adalah berita basi. Kok bisa?

Kasus nahas itu menimpa United Airlines, salah satu maskapai penerbangan ternama di Amerika Serikat. Saham mereka 'terjun bebas' sekitar 75 persen gara-gara sebuah berita kebangkrutan muncul di Google News.

Seperti dikutip detikINET dari TheRegister, Rabu (10/9/2008), awal kasus ini adalah munculnya berita United mengajukan kebangkrutan di Google News. Berita tersebut diambil Google dari South Florida Sun-Sentinel dan merupakan berita di Chicago Tribune pada tahun 2002.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Entah bagaimana, berita basi itu muncul lagi di tahun 2008 dan dianggap sebagai berita baru. Oleh Google berita itu diberi tanggal 6 September 2008.

Menurut Google berita itu memang muncul di situs South Florida Sun-Sentinel pada Sabtu 6 September 2008 pukul 10:30 waktu setempat. Tapi situs koran itu membantah, menurut pihak Sun-Sentinel Google News menarik berita itu dari arsip mereka.

Bagaimana berita itu bisa membuat saham United melorot? Seorang wartawan dari pihak ketiga penyedia berita bagi layanan Bloomberg menemukan berita itu di Google News dan mengira berita itu memang baru.

Akibatnya, Bloomberg menerima berita itu dan menampilkannya di bursa saham Wall Street dengan headline "United Airlines ajukan Ch. 11 (kebangkrutan-red) untuk potong biaya". Dor! Pasar pun bereaksi dan saham United merosot dari USD 12.30 menjadi USD 3 dalam satu jam. Setelah penjelasan soal kabar itu, saham United akhirnya naik lagi ke USD 10.92.

Ikuti kontes foto berhadiah Blackberry di detikINET Forum
(wsh/ash)





Hide Ads