Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
I-mate Tak Mau Jumawa di Tahun Pertama

I-mate Tak Mau Jumawa di Tahun Pertama


- detikInet

Jakarta - Sadar diri tak mudah merebut hati pengguna PDA (Personal Digital Assistant) tanah air, i-mate tak memasang target muluk-muluk untuk tahun pertamanya di Indonesia. Untuk awalnya, mereka hanya ingin fokus membangun brand.

Frans B. Sungkono, Presiden Direktur PT Kahar Duta Sarana, selaku distributor i-mate di Indonesia memprediksi, pangsa pasar PDA phone berbasis Windows Mobile di tanah air akan mencapai 50 ribu hingga 60 ribu unit di 2008.

Dari jumlah itu, i-mate hanya membidik 5-10 persennya. "Ini kan tahun pertama, kami tak mau pasang target yang terlalu tinggi karena masih berusaha membangun brand," ujar Frans saat acara peluncuran 6 produk i-mate di Hotel Mulia Jakarta, Selasa (11/3/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia melanjutkan, dirinya yakin bahwa saat ini produk i-mate masih sangat asing di telinga masyarakat Indonesia. Bahkan, bisa jadi 99 persen orang Indonesia dianggap tidak tahu apa itu i-mate. Maka dari itu, dalam 6 bulan ke depan pihaknya bakal menggenjot promosi dan roadshow.

Nah, baru setelah itu atau di tahun kedua kehadirannya di Indonesia, i-mate berani menargetkan target yang lebih tinggi, tukas Frans.

Michael Chavey, General manager i-mate Asia Pasifik mengatakan, peluncuran i-mate di Indonesia merupakan langkah penting bagi perusahaannya dalam memperkuat ekspansi dan jangkauan pasar ke seluruh dunia.

"Meski baru hadir di Indonesia, secara pasar kami tak telat. Sebab, pasar perangkat bergerak di Indonesia terus berkembang dan menjadi lebih besar," tandasnya. (ash/ash)






Hide Ads