Imelda Setijadi, Channel Sales Director Imaging Printing & Personal System Group HP Indonesia mengatakan, perubahan yang dimaksud adalah transformasi teknologi yang sophisticated alias canggih menjadi produk-produk yang mengikuti lifestyle.
Hal ini secara tidak langsung untuk menepis anggapan bahwa produk yang canggih biasanya selalu sulit digunakan. "Supaya lebih mudah untuk masuk ke konsumer, agar mereka tidak takut untuk mencoba," ujarnya, di peluncuran HP Big Bang 6, di Hotel Shangrilla Jakarta, Selasa (18/12/2007).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Print 2.0
Di tempat yang sama, vendor PC nomor satu ini juga memperkenalkan rangkaian produk baru yang bakal dilempar ke pasar. Mulai dari produk komputer dekstop, notebook, printer serta personal mobile, yang semuanya berjumlah 15 produk.
Dari rangkaian produk tersebut, yang menarik perhatian adalah rencana HP untuk mendorong pemanfaatan print 2.0. Imelda mengatakan, strategi ini terlecut dari perkembangan pemanfaatan web 2.0 yang kian digandrungi.
"Ada 2 alasan kenapa HP ingin mendorong print 2.0. Pertama, sebagai respon perubahan yang terjadi di web, karena sekarang sudah banyak konten-konten yang diambil dari web. Dan kedua, HP ingin datang dengan teknologi dan ekosistem baru untuk menunjang perubahan," jelas Imelda.
Salah satu langkah HP untuk meraih hal tersebut, dibuktikan dengan akuisisi yang mereka lakukan terhadap sebuah perusahaan bernama Tabblo. Tujuannya adalah untuk menyediakan layanan smart web printing. "Jadi konsumer bisa nge-print dimana dan kapanpun mereka mau," Imelda menandaskan.
(ash/ash)