Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Galaxy Z Fold8 Dituding Tiru iPhone Ultra, Samsung Sudah Pamer sejak 2013

Galaxy Z Fold8 Dituding Tiru iPhone Ultra, Samsung Sudah Pamer sejak 2013


Adi Fida Rahman - detikInet

Samsung Fold vs iPhone Fold
Galaxy Z Fold8 Dituding Tiru iPhone Ultra, Samsung Sudah Pamer sejak 2013. Foto: X
Jakarta -

Desain baru Samsung Galaxy Z Fold8 tengah menjadi perbincangan di media sosial. Bentuknya yang lebih pendek dan lebar saat dilipat dinilai mirip dengan bocoran iPhone layar lipat yang kerap disebut iPhone Ultra atau iPhone Fold.

Kemiripan tersebut memunculkan tudingan bahwa Samsung mengikuti desain perangkat lipat Apple. Padahal, jauh sebelum rumor iPhone layar lipat beredar, Samsung sudah memamerkan visi ponsel dengan bentuk serupa sejak 2013.

Galaxy Z Fold8 mengusung desain yang kerap disebut passport-style. Saat ditutup, bentuknya menyerupai paspor, sedangkan ketika dibuka perangkat ini menawarkan layar 7,6 inch dengan rasio mendekati 4:3.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Bentuk yang lebih lebar dan ringkas ini berbeda dari Galaxy Z Fold generasi sebelumnya yang cenderung tinggi dan ramping. Samsung merancangnya agar lebih nyaman digenggam sekaligus memberikan pengalaman membaca, menonton video, bermain game, dan menjelajahi media sosial layaknya tablet kecil.

Namun, bentuk tersebut langsung dikaitkan dengan bocoran ponsel lipat Apple. Perangkat yang hingga kini belum diumumkan secara resmi itu diperkirakan turut mengusung bodi pendek dan lebar dengan mekanisme lipat menyerupai buku.

Sejumlah warganet menilai Samsung sengaja meluncurkan Galaxy Z Fold8 lebih dahulu untuk mengantisipasi masuknya Apple ke pasar ponsel layar lipat. Perdebatan pun ramai karena desain keduanya sekilas terlihat serupa berdasarkan bocoran yang beredar.

Bahkan Carl Pei, CEO Nothing, turut menyuarakan kritik. Ia menyebut Samsung sering kali mengandalkan rumor Apple untuk menentukan arah peluncuran produknya. "Selalu melakukan itu," ujar Pei dalam pernyataannya baru-baru ini.

Kendati demikian, tudingan meniru sulit dibuktikan. Pasalnya, perangkat lipat Apple masih sebatas rumor, sementara pengembangan sebuah ponsel umumnya membutuhkan waktu bertahun-tahun sebelum resmi dipasarkan.

Lebih jauh lagi, konsep perangkat lipat pendek dan lebar ternyata bukan gagasan baru bagi Samsung. Perusahaan asal Korea Selatan itu telah memperlihatkan visi serupa lebih dari satu dekade lalu.

Samsung Pamer Konsep Foldable sejak 2013

Pada ajang Consumer Electronics Show atau CES 2013 di Las Vegas, Samsung memperkenalkan teknologi layar fleksibel bernama Youm Flexible OLED. Dalam presentasinya, perusahaan mendemonstrasikan beragam kemungkinan perangkat dengan layar yang dapat ditekuk dan dilipat.

Samsung saat itu turut menayangkan video konsep perangkat berukuran ponsel yang bisa dibuka layaknya buku untuk menampilkan layar seukuran tablet. Bentuk dasarnya mengingatkan pada desain ponsel lipat bergaya paspor yang sekarang digunakan Galaxy Z Fold8.

Samsung Fold vs iPhone FoldKonsep Galaxy Z Fold8 di CES 2013 Foto: X

Teknologi yang dipamerkan ketika itu memang belum siap menjadi produk komersial. Prototipe fisiknya lebih berfokus pada kemampuan layar OLED yang melengkung, sedangkan perangkat yang benar-benar dapat dilipat masih ditampilkan sebagai konsep masa depan. Samsung dan CBS News mencatat demonstrasi tersebut sebagai gambaran awal ponsel yang dapat dibuka menjadi tablet.

Samsung kemudian terus mengembangkan teknologi layar fleksibel hingga meluncurkan Galaxy Fold pertama pada 2019. Perjalanannya berlanjut melalui sejumlah generasi Galaxy Z Fold dengan peningkatan pada engsel, ketahanan layar, ketebalan bodi, dan lipatan di bagian tengah.

Kehadiran Galaxy Z Fold8 dapat dilihat sebagai realisasi dari konsep yang dipamerkan Samsung 13 tahun lalu. Perusahaan akhirnya memiliki teknologi layar, engsel, baterai, dan perangkat lunak yang memungkinkan desain tersebut diproduksi secara massal.

Samsung Fold vs iPhone Fold Konsep awal Galaxy Z Fold8 di CES 2013 Foto: XFoto: X

Samsung juga membedakan Galaxy Z Fold8 dari Galaxy Z Fold8 Ultra. Model standar mengusung bentuk passport-style yang lebih pendek dan lebar, sedangkan versi Ultra mempertahankan karakter layar besar untuk produktivitas dengan kamera dan spesifikasi lebih tinggi.

Karena itu, kemiripan Galaxy Z Fold8 dengan bocoran iPhone lipat belum cukup menjadi bukti bahwa Samsung meniru Apple. Jejak pengembangan sejak CES 2013 menunjukkan desain tersebut merupakan bagian dari visi lama Samsung mengenai masa depan perangkat layar fleksibel.

Persaingan sesungguhnya baru bisa dinilai setelah Apple resmi memperkenalkan ponsel lipatnya. Untuk sekarang, Galaxy Z Fold8 setidaknya membuktikan bahwa konsep yang dahulu hanya muncul dalam video akhirnya benar-benar hadir di tangan konsumen.

@detikinet Unboxing Galaxy Z Fold8 langsung di depan London Bridge! #detikinet #GalaxyZFold8 #unboxinghp ♬ original sound - detikINET



(afr/afr)








Hide Ads