Pencetus 'Mario Bros' Hadapi Saat Terakhir
- detikInet
Tokyo -
Perkembangan konsol video game yang sedemikian pesat memaksa berbagai konsol game masa lalu dipensiunkan. Demikian pula dengan Famicom, konsol game klasik Nintendo yang mempopulerkan game 'Mario Bros' ataupun 'Dragon Quest' menghadapi saat-saat terakhir eksistensinya. Pasalnya, pihak Nintendo berkeputusan untuk menghentikan segenap layanan servis untuk konsol yang diluncurkan pertama kali pada tahun 1983 ini. Nintendo beralasan ketersediaan suku cadang untuk game ini telah habis dan tak diproduksi lagi. Demikian kata juru bicara Nintendo, Ken Toyoda seperti dikutip detikINET dari AFP, Jumat (2/11/2007).Mengandalkan keunggulan grafis yang lebih mumpuni daripada konsol game lain pada masanya, Famicom merajut sukses dengan terjual sebanyak 62 juta unit di seluruh dunia. Kesuksesan Famicom kemudian diikuti suksesornya, Super Famicom."Beberapa orang mungkin sedih melihat Famicom sudah menjadi nostalgia masa lalu. Namun era Nintendo terus berlanjut. Kami ingin orang orang sekarang menikmati konsol terbaru kami, Wii," kata Ken lagi.Nintendo memang pantas mengandalkan Wii karena konsol ini begitu laris manis. Karena itu, sudah sepatutnya para penggemar mengucapkan selamat tinggal pada Famicom, konsol yang turut menyumbangkan masa kejayaan bagi Nintendo.
(fyk/fyk)