Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Kebiasaan Sepele Ini Bikin Kabel Charger Cepat Rusak, Ini Cara Rawatnya

Kebiasaan Sepele Ini Bikin Kabel Charger Cepat Rusak, Ini Cara Rawatnya


Anggoro Suryo - detikInet

Ilustrasi Charger HP
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Kabel charger atau pengisi daya mungkin adalah perangkat teknologi yang paling sering diabaikan dalam kehidupan sehari-hari. Kita baru menyadari kehadirannya ketika kabel tersebut rusak dan ponsel kehabisan baterai. Tanpa disadari, kebiasaan kitalah yang sering kali menjadi penyebab utama umurnya pendek.

Michael Pecht, pendiri Center for Advanced Life Cycle Engineering di University of Maryland--sebuah laboratorium tempat perusahaan teknologi mengirimkan gadget untuk meneliti penyebab kerusakannya--telah melakukan berbagai pengujian ekstrem terhadap kabel USB.

Selama bertahun-tahun, banyak orang percaya bahwa menggulung kabel terlalu ketat adalah jalan pintas menuju kerusakan. Namun, hasil temuan tim Pecht justru mematahkan mitos tersebut. Cara kita menggulung kabel charger ternyata tidak terlalu berpengaruh pada keawetannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

"Itu tidak masalah," ungkap Pecht. "Kami belum pernah melihat kerusakan yang disebabkan oleh cara menggulung yang salah."

Apa yang Bikin Kabel Charger Cepat Rusak?

Kyle Weins, salah satu pendiri situs perbaikan iFixit, menjelaskan bahwa saat kabel rusak, titik kegagalannya hampir selalu berada di bagian persendian, yakni area di mana kabel bertemu dengan kepala colokan (konektor).

Hal ini diperkuat oleh penjelasan Robert Hyers, pakar teknik mesin dari Worcester Polytechnic Institute. Saat bagian ujung kabel tersebut terus-menerus ditekuk secara paksa, ikatan antaratom di dalam kabel logam mikro akan rusak dan bergeser. Terlalu banyak pergeseran akan membuat logam di dalamnya mengeras dan akhirnya patah.

Kebiasaan Buruk yang Harus Dihindari

Agar kabel charger berumur panjang, Anda harus mulai memperlakukan bagian ujung konektor dengan lebih hormat. Hindari beberapa kebiasaan buruk yang sering dilakukan tanpa sadar berikut ini:

  1. Mencabut dari tengah kabel: Salah satu kebiasaan paling umum yang merusak adalah menarik bagian panjang kabel saat ingin mencabutnya dari ponsel atau stopkontak. Selalu biasakan untuk menarik bagian kepala konektornya yang keras.
  2. Memaksakan kabel pendek: Menggunakan kabel yang terlalu pendek dan memaksakan menarik kabel demi menjangkau stopkontak akan menciptakan tekanan berlebih pada kabel.
  3. Main HP sambil rebahan: Menggunakan ponsel yang sedang diisi daya sambil tiduran sering kali membuat ujung kabel di bagian bawah ponsel tertekuk ke sudut yang tajam.
  4. Disandarkan di cup holder mobil: Menegakkan ponsel di cup holder mobil dengan posisi dicolok charger akan membuat seluruh beban ponsel (ditambah guncangan mobil) menekan tepat di titik paling rentan pada kabel.

Pilih Kabel Braided

Selain mengubah kebiasaan penggunaan, memilih material kabel yang tepat sejak awal juga merupakan langkah krusial. Hindari membeli kabel murahan abal-abal yang mudah putus.

Weins sangat menyarankan pengguna untuk berinvestasi pada kabel berjenis braided (berbalut anyaman nilon tipis) ketimbang kabel berbalut plastik mulus.

"Bahkan Apple kini beralih ke kabel braided pada model-model perangkat terbarunya karena kekuatan dan pelindung anyaman tersebut diyakini mampu melindunginya dengan lebih baik," pungkas Weins, demikian dikutip detikINET dari BBC, Jumat (1/5/2026).




(asj/hps)




Hide Ads