Lini smartphone Huawei di Indonesia semakin ramai dengan kehadiran Mate 80 Pro. Namun, apakah ponsel ini akan saling 'kanibal' dengan Pura 80 Pro yang sudah diluncurkan lebih dulu?
Edy Supartono, Senior Retail Manager Huawei Device Indonesia mengatakan Mate 80 Pro dan Pura 80 Pro sebenarnya sama-sama menjagokan fitur kameranya tapi keduanya tidak bersaing head-to-head karena memiliki segmen yang berbeda.
"Kalau Mate ini kan punya segmen, market yang beda. Target reach-nya pun beda. Jadi memang lebih ke performa secara overall, baik itu dari device-nya, kameranya," kata Edy saat ditemui setelah peluncuran Huawei Mate 80 Pro di Jakarta, Kamis (16/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bukan berarti bersaing dengan Pura. Karena Pura itu sudah jelas segmentasinya adalah benar-benar fokus ke highlight fotografinya dia. Karena kalau di Mate ini dia lebih banyak ke fitur-fitur overall secara performa, even kayak kamera dia juga highlight videonya, sinematografinya, terus dia juga ada fitur AI-nya," imbuhnya.
Spesifikasi kamera Huawei Mate 80 Pro dan Pura 80 Pro memang identik. Kamera utamanya sama-sama memiliki kamera utama 50 MP dengan OIS, kamera ultrawide 40 MP, dan kamera telephoto 48 MP dengan optical zoom 4x.
Edy Supartono, Senior Retail Manager Huawei Device Indonesia Foto: Virgina Maulita Putri/detikINET |
Namun, Edy mengatakan Pura 80 Pro lebih menyasar pengguna yang lebih serius mendalami fotografi, sementara Mate 80 Pro untuk pengguna kasual yang menginginkan ponsel dengan kamera mumpuni.
"Jadi dia memang nggak terlalu paham tentang fotografi, jadi nggak tahu nih teori-teori golden ratio atau apa lah, tapi pengin punya foto bagus nih," ujar Edy.
Huawei Mate 80 Pro menandakan kembalinya Mate series di Indonesia setelah absen cukup lama. Ponsel ini meluncur solo di Indonesia dan pasar global, karena model lainnya eksklusif untuk pasar China.
Edy mengatakan pihak Huawei Indonesia sebenarnya tidak ingin Mate series absen terlalu lama di Tanah Air, tapi harus mengikuti kebijakan global.
"Memang seri Mate ini kan baru globally launch lagi kan di seri 80, sebelumnya kan hanya keluar di China. Secara strategi, begitu global launch ya kita kembali masuk ke Indonesia," pungkasnya.
(vmp/vmp)


