Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
MacBook Neo Dipasangi Pendingin Tambahan, Jadi Ngacir Banget

MacBook Neo Dipasangi Pendingin Tambahan, Jadi Ngacir Banget


Anggoro Suryo - detikInet

MacBook Neo
Foto: Appleinsider
Jakarta -

MacBook Neo menarik perhatian bukan karena performa gaming, melainkan harganya yang relatif terjangkau di kelasnya. Dengan banderol USD 599 (sekitar Rp 9,4 juta), laptop ini dinilai bisa jadi ancaman bagi ekosistem laptop Windows.

Namun dari sisi spesifikasi, perangkat ini memang bukan untuk game berat. MacBook Neo memakai chip yang sama dengan iPhone 16, RAM hanya 8GB unified, serta sistem pendingin sederhana berbasis thermal pad.

Dalam kondisi standar, game seperti No Man's Sky hanya berjalan di kisaran 30 fps pada resolusi upscaled 1.408 x 881 dengan setting medium. Suhu pun cepat menyentuh batas 105 derajat Celsius, demikian dikutip detikINET dari Techspot, Senin (30/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Eksperimen dari YouTuber ETA Prime menunjukkan hasil berbeda. Dengan membuka bagian bawah laptop, lalu mengganti thermal pad bawaan dengan pelat tembaga, thermal pad Arctic TP-3, serta thermal paste, performa meningkat signifikan.

ADVERTISEMENT

Hasilnya, frame rate No Man's Sky hampir dua kali lipat menjadi sekitar 60 fps, sementara suhu turun ke kisaran 85 derajat Celsius. Modifikasi ini juga tidak mengubah tampilan luar karena semua komponen masih muat di dalam bodi asli.

Pengujian lanjutan menunjukkan performa lebih tinggi saat dipadukan pendingin eksternal berbasis termoelektrik atau juga dikenal sebagai peltier. Dengan alat tambahan ini, suhu idle bisa turun ke kisaran 20 derajat Celsius dan tetap di 70-an derajat saat beban tinggi.

Dalam kondisi tersebut, performa game meningkat lagi. No Man's Sky bisa tembus di atas 90 fps, sementara Fallout 4 mencapai 60 fps meski lewat layer kompatibilitas. Cyberpunk 2077 juga masih playable di 30 fps, meski dengan setting rendah. Sementara Red Dead Redemption 2 masih terlalu berat untuk dijalankan optimal.

Kemudahan modifikasi ini tak lepas dari desain MacBook Neo yang relatif mudah diperbaiki. Menurut iFixit, laptop ini mendapat skor repairability 6 dan disebut sebagai MacBook paling mudah diperbaiki dalam 14 tahun terakhir.

Artinya, meski bukan ditujukan untuk gaming, MacBook Neo masih punya ruang untuk diutak-atik--dan dengan modifikasi sederhana, performanya bisa terdongkrak cukup jauh.




(asj/fay)
TAGS






Hide Ads