Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Apple Makin Serius Mau Produksi iPhone di Amerika

Apple Makin Serius Mau Produksi iPhone di Amerika


Anggoro Suryo - detikInet

NEW YORK, NY - AUGUST 02:  The Apple logo is displayed in an Apple store in lower Manhattan on August 2, 2018 in New York City. On Thursday the technology company and iPhone maker became the first American public company to cross $1 trillion in value. Apple stock is up more than 20% this year.  (Photo by Spencer Platt/Getty Images)
Foto: Spencer Platt/Getty Images
Jakarta -

Apple memperluas program manufaktur di Amerika Serikat dengan menggandeng empat mitra baru untuk memproduksi komponen iPhone dan perangkat lain. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Apple dalam memperkuat rantai pasok di tengah tekanan geopolitik dan tarif global.

Empat perusahaan yang masuk dalam Apple Manufacturing Program (AMP) adalah Bosch, Cirrus Logic, TDK, dan Qnity Electronics. Apple mengalokasikan dana USD 400 juta (sekitar Rp 6,3 triliun) hingga 2030 untuk kerja sama ini.

Masing-masing mitra akan menangani komponen spesifik yang berkaitan langsung dengan fitur utama perangkat Apple. TDK akan mulai memproduksi sensor di AS untuk pertama kalinya, termasuk komponen yang berperan dalam stabilisasi kamera iPhone.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Bosch bekerja sama dengan TSMC untuk memproduksi chip yang mendukung fitur seperti Crash Detection dan pelacakan aktivitas di Apple Watch.

Sementara itu, Cirrus Logic menggandeng GlobalFoundries untuk mengembangkan chip yang digunakan dalam sistem Face ID. Qnity Electronics akan memasok material untuk produksi semikonduktor, termasuk yang terkait dengan komputasi AI.

Langkah ini melengkapi daftar mitra sebelumnya seperti Broadcom, Corning, dan Texas Instruments yang sudah lebih dulu terlibat sejak 2025, demikian dikutip detikINET dari Phone Arena, Senin (30/3/2026).

Apple menyebut sejak program ini berjalan, mereka telah menggunakan lebih dari 20 miliar chip yang diproduksi di AS dari 24 pabrik di 12 negara bagian. Tahun ini saja, Apple diperkirakan membeli lebih dari 100 juta chip dari fasilitas TSMC di Arizona.

Di sisi lain, mitra lama juga terus memperluas investasi. Misalnya, Amkor membangun fasilitas packaging chip senilai USD 7 miliar (sekitar Rp 110 triliun) di Arizona, sementara Corning kini memproduksi seluruh cover glass untuk iPhone dan Apple Watch di Kentucky.

Meski demikian, skala investasi ini masih relatif kecil dibanding total komitmen Apple sebesar USD 600 miliar (sekitar Rp 9.400 triliun) untuk manufaktur di AS dalam empat tahun. Produksi chip paling canggih masih terpusat di Taiwan, dan sebagian besar iPhone tetap dirakit di China.




(asj/asj)
TAGS




Hide Ads
LIVE