Honor kembali mencuri perhatian di ajang Mobile World Congress 2026 (MWC) Barcelona dengan memamerkan konsep futuristik bernama Robot Phone. Smartphone ini tampil dalam demo langsung di panggung pada Minggu (1/3/2026) waktu setempat, ditemani robot humanoid pertama yang juga diperkenalkan Honor ke publik global.
Lewat perangkat ini, Honor ingin menunjukkan ambisi besarnya di segmen premium dan membedakan diri dari raksasa seperti Samsung dan Apple di tengah pasar smartphone yang dinilai semakin homogen.
"Dengan berpusat pada manusia sebagai mercusuar kami, kami menavigasi pertumbuhan AI melalui dua pancaran IQ dan EQ, menyatukan tiga bentuk kecerdasan. Kami sedang mengeksplorasi paradigma baru perangkat AI dengan Alpha Phone; menghadirkan paradigma baru ekosistem AI dengan Alpha Store; dan membangun paradigma baru peradaban silikon-karbon dengan Alpha Lab," kata James Li, CEO Honor.
Honor Robot Phone
Fitur utama Robot Phone terletak pada kamera 200 megapiksel yang dipasang pada lengan robotik mini dengan sistem gimbal 4 derajat kebebasan (4DoF). Honor mengklaim modul ini sebagai yang terkecil di industri.
Arsitektur mekanis ini mendukung sistem stabilisasi gimbal tiga sumbu, menghasilkan gerakan yang halus dan presisi bahkan di lingkungan yang dinamis. Mode Super Steady Video meningkatkan stabilitas dalam skenario dengan pergerakan tinggi, sementara AI Object Tracking memungkinkan Robot Phone secara cerdas mengikuti subjek secara real time.
Tak hanya itu, fitur AI SpinShot memperluas kontrol kreatif dengan mendukung gerakan rotasi cerdas 90° dan 180° untuk transisi sinematik yang mulus, bahkan saat pengambilan gambar dengan satu tangan.
Berbeda dari kamera konvensional, modul ini dapat muncul dari bodi ponsel secara mekanis, melacak objek atau wajah otomatis tanpa perintah suara, hingga merespons interaksi dengan gerakan "mengangguk" atau "menggeleng." Dalam demo di panggung MWC, kamera bahkan terlihat bergerak mengikuti irama musik seolah menari.
Dibangun di sekitar sensor 200MP dan sistem kamera gimbal yang stabil, Robot Phone dirancang bukan sekadar untuk mengabadikan momen, tetapi membantu pengguna menangkap kisah hidup secara lebih sinematik. Melalui kombinasi stabilisasi mekanis, pelacakan berbasis AI, dan pergerakan kamera bergaya profesional, Honor ingin mempersempit kesenjangan antara video smartphone dan produksi video berkelas profesional.
Perusahaan berencana meluncurkan Robot Phone secara komersial di China pada paruh kedua 2026, meski detail spesifikasi lengkap dan harga belum diumumkan. Perangkat ini diprediksi berharga premium, sejalan dengan ambisi Honor menembus segmen high-end dan menantang Samsung serta Apple, khususnya di pasar internasional seperti Eropa.
Magic V6 dan Robot Humanoid
Selain Robot Phone, Honor juga meluncurkan Magic V6, foldable smartphone terbarunya yang diklaim sebagai yang tertipis di kelasnya (8,75 mm saat dilipat) dengan baterai terbesar dan rating ketahanan air IP69. Ponsel ini akan dijual di China mulai Maret 2026 dan pasar global pada paruh kedua tahun ini.
Di balik desain tipisnya, Honor mengintegrasikan teknologi baterai silikon-karbon generasi berikutnya. Berkat kerja sama dengan ATL, Magic V6 menggunakan material silikon-karbon generasi kelima yang dirancang untuk menyeimbangkan ketipisan perangkat dan kepadatan energi tinggi.
Inovasi ini memungkinkan Magic V6 mencapai kandungan silikon 25% - diklaim pertama di industri - sehingga mendukung kepadatan energi lebih tinggi dalam bodi foldable ultra-tipis. Hasilnya adalah baterai berkapasitas 6.660mAh yang tertanam di salah satu ponsel lipat tertipis di pasar saat ini. Pendekatan ini mendefinisikan ulang ekspektasi daya tahan pada kategori foldable tanpa mengorbankan estetika.
Di ajang MWC 2026, Honor juga memamerkan pengembangan lanjutan berupa Silicon-carbon Blade Battery generasi baru dengan kandungan silikon 32% dan kepadatan energi lebih dari 900 Wh/L. Teknologi ini dirancang untuk membuka jalan bagi perangkat lipat dengan kapasitas baterai hingga 7.000mAh di masa depan, menandai lompatan baru dalam inovasi baterai ultra-tipis berenergi tinggi.
Yang tak kalah menarik, Honor membawa robot humanoid pertamanya ke panggung MWC. Robot ini menampilkan kemampuan menari impresif bersama penari manusia, termasuk gerakan moonwalk dan backflip sederhana.
Meski detail spesifikasi masih minim, Honor menyebut robot ini difokuskan untuk asistensi belanja, inspeksi kerja, dan pendampingan. Ini menandai langkah Honor memasuki ranah robotika di luar smartphone.
Simak Video "Video: China Gelontorkan 15 Miliar Yuan Untuk Industri Robot Humanoid "
(afr/afr)