Printer Laser Masuki Usia 30 Tahun
- detikInet
Jakarta -
Fuji Xerox Printers (FXP) memperingati 30 tahun penemuan printer laser pertama di dunia, yakni Xerox 9700. Printer tersebut 'dilahirkan' pada tahun 1977 dan pertama kali diperkenalkan ke publik dalam acara National Computer Conference di Dallas, Amerika Serikat. Alat ini diklaim sebagai printer pertama yang dapat memproduksi teks dari komputer, form bisnis dan beragam jenis grafis dengan menggunakan teknologi laser."Sebagai printer pertama, ukuran yang dihasilkan juga cukup besar yaitu mencapai 5 x 4 meter dan berbobot sekitar 100 kilogram," ujar Teddy Susanto, Sales Manager Fuji Xerox Printers Indonesia, dalam peringatan 30 tahun Xerox 9700 dan peluncuran printer terbaru FXP di Kafe Kembang Goela, Selasa malam (25/9/2007). Prototipe Xerox 9700 diciptakan dengan mengadaptasi teknologi mesin fotokopi dari Xerox dan menambahkan pemindai atau scanner ke dalamnya."Langkah awal dalam pengembangan dan evolusi industri laser bermula pada saat Xerox 9700 diluncurkan. Hal tersebut merupakan terobosan teknologi yang membawa dampak sangat besar terhadap industri komputer yang sedang berkembang pada dekade 1970-an dan 1980-an," kata James Henderson, Managing Drector Fuji Xerox Printers Asia Pasifik.Printer TerbaruDi tempat yang sama, FXP juga meluncurkan printer laser warna multifungsi terbaru mereka, DocuPrint C3290FS. Dengan banderol kurang dari US$ 1500, printer ini mempunyai kecepatan cetak 20 ppm (page per minute) untuk cetak warna dan 30 ppm untuk mono.Melinda Pudjo, Marketing Communication Executive FXP Indonesia mengatakan, alasan kenapa perusahaannya terus mengeluarkan printer multifungsi adalah karena prediksi bahwa printer jenis ini akan semakin berkembang untuk ke depannya. "Pada 2006 saja sekitar 2 juta unit printer multifungsi terjual di Asia Pasifik, dan dalam 3 tahun ke depan diprediksi akan tumbuh 42 persen," imbuhnya.DocuPrint C3290FS ditargetkan untuk ditempatkan pada perkantoran yang sibuk dan membutuhkan printer dengan kemampuan multi tasking. "Kami berharap setiap bulannya dapat menjual 60 hingga 70 unit atau mengambil sekitar 30 sampai 40 persen dari kue pasar," tukas Teddy.
(ash/ash)