Samsung Display memamerkan visi masa depan teknologi layar di ajang CES 2026. Tidak lagi sekadar panel untuk TV atau smartphone, layar kini diposisikan sebagai pusat pengalaman visual lintas perangkat, mulai dari gaming, perangkat lipat, otomotif, hingga robot berbasis AI.
Salah satu sorotan utama adalah kehadiran panel QD-OLED 360Hz V-Stripe, yang diklaim sebagai QD-OLED pertama di dunia dengan refresh rate setinggi 360Hz. Panel ini menyasar kebutuhan gamer dan e-sports, menghadirkan visual ultra-halus dengan respons tinggi, sekaligus menegaskan fokus Samsung Display di segmen performa tinggi.
Foto: Samsung Display |
Di area layar lipat, Samsung Display menampilkan teknologi crease-less foldable display. Teknologi ini dirancang untuk menghilangkan lipatan yang selama ini menjadi tantangan utama perangkat foldable. Hasilnya, teks dan konten visual tetap terlihat mulus dan nyaman dibaca, bahkan di area lipatan layar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Samsung Display |
Ketahanan panel juga menjadi perhatian besar. Melalui sesi Robot Shooting Challenge, Samsung Display memperlihatkan bagaimana layar diuji menggunakan lengan robot berkecepatan tinggi. Pengujian ekstrem ini mensimulasikan benturan berulang untuk memastikan panel tetap akurat dan tangguh dalam berbagai skenario penggunaan.
Transformasi layar juga terlihat jelas di sektor otomotif. Samsung Display menghadirkan konsep automotive OLED yang terintegrasi di dalam kabin mobil masa depan. Layar melengkung dan fleksibel menyatu dari dashboard hingga panel penumpang, menampilkan navigasi, hiburan, dan informasi kendaraan dalam satu pengalaman visual yang imersif.
Foto: Samsung Display |
Tak hanya untuk kendaraan, layar juga diperkenalkan sebagai antarmuka utama pada robot berbasis AI. Robot-robot ini dilengkapi layar interaktif yang menampilkan pesan personal, informasi kontekstual, hingga interaksi berbasis kecerdasan buatan. Konsep ini memperlihatkan bagaimana display dapat berfungsi sebagai interface atau antarmuka dan media komunikasi utama perangkat pintar.
Foto: Samsung Display |
Secara keseluruhan, rangkaian inovasi yang ditampilkan di CES 2026 menegaskan arah Samsung Display yakni mengembangkan layar yang tidak hanya lebih cepat dan lebih fleksibel, tetapi juga lebih kontekstual dan terintegrasi dengan AI. Dari ruang bermain hingga kabin mobil, layar diproyeksikan menjadi medium utama yang menghubungkan manusia dengan teknologi di masa depan.
(rns/fay)



