Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
HTC: 'Ini Bukan Peniru iPhone'

HTC: 'Ini Bukan Peniru iPhone'


- detikInet

Jakarta - HTC memasuki pasar Indonesia dengan mengusung Personal Digital Assistant (PDA) berukuran mungil. Perangkat itu memiliki navigasi layar sentuh yang mengingatkan pada iPhone. HTC adalah perusahaan yang belum lama ini mengakuisisi Dopod International. Menurut Kevin Hou, Managing Director HTC Corporation, PDA mungil bernama HTC Touch itu menjadi produk ke-18 HTC termasuk produk-produk Dopod. Sekilas tampilan HTC Touch mirip ponsel iPhone dari Apple. Namun Kevin menyangkal HTC Touch ingin mendompleng popularitas iPhone. "Memang banyak yang berkata produk ini mirip iPhone, tapi ini sangat berbeda dengan iPhone. Ini memiliki ukuran yang lebih kecil, sehingga menjadi perangkat PDA yang mungil dan canggih," ujarnya saat peluncuran HTC Touch di Blowfish, City Plaza, Jakarta, Selasa (17/7/2007)Hal itu ditegaskan juga oleh Winston Goh, Product Marketing Manager HTC Corporation. Winston mengatakan teknologi HTC Touch sekilas mirip fitur multi-touch iPhone. "Namun kami sudah mengembangkan teknologi ini sejak 2005. Jadi jangan disamakan. It's just the same idea," ia menambahkan. Winston pun mengatakan, HTC Touch hanya ingin memberikan gaya baru dalam penggunaan PDA yang sebelumnya selalu terlihat 'gemuk'. Pengguna HTC Touch, lanjutnya, cukup menyentuh dengan jari tanpa menekan untuk mengoperasikannya. Dimensi HTC Touch adalah 99,9 mm (panjang) x 58 mm (lebar) x 13,9 mm (tebal). Berat perangkat ini, beserta baterainya, 112 gram. HTC Touch dilengkapi LCD Touchscreen 2,8 inchi dengan 65.536 warna. HTC Touch menggunakan Windows Mobile 6. Menurut John Kurniawan, Presiden Direktur Sistech Kharisma selaku distributor tunggal HTC di Indonesia, lambatnya HTC masuk Indonesia adalah karena berurusan dengan Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi. "Karena Postel saja kami lama, padahal sudah siap sejak lama,"HTC Touch tidak menunjang teknologi telekomunikasi seluler generasi ketiga (3G). "Untuk 3G kita akan menyiapkan produk baru," ujar John. (wsh/wsh)






Hide Ads