Beroperasi Juli, Pandi Batal Umumkan Harga Domain .id
- detikInet
Jakarta -
Setelah beberapa kali tertunda, pengelolaan nama domain .id akan resmi berada di bawah Pengelola Nama Domain Indonesia (Pandi) mulai 1 Juli 2007. Lembaga nirlaba ini akan menjalankan pengelolaan nama domain yang sebelumnya ada di bawah Departemen Komunikasi dan Informatika.Mulai 1 Juli 2007, pendaftaran nama domain .id akan mulai dikenakan biaya untuk penggunaan selama satu tahun. Teddy Sukardi, Ketua Pengurus Pandi mengungkap hal tersebut saat jumpa pers di Gedung Depkominfo, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (22/6/2007). Meski telah menggelar jumpa pers, hari ini Pandi batal mengumumkan harga domain .id. Semula, panitia membagikan keterangan pers yang berisi harga domain .co.id, namun panitia menariknya kembali dan menukarnya dengan keterangan pers yang tidak menyertakan harga.Teddy menjelaskan, harga domain akan diumumkan dalam jangka waktu satu minggu ke depan, karena masih ada pertimbangan-pertimbangan mengenai subsidi silang (cross subsidy) antara domain untuk institusi sosial dengan komersial."Domain untuk sosial dengan domain untuk komersial pastinya harganya berbeda. Domain komersial diharapkan memberi cross subsidy untuk domain sosial," ujar Teddy.Sylvia Sumarlin, anggota Pandi yang mengetuai kelompok kerja bidang tarif mengatakan bahwa harga domain .co.id semula ditetapkan sebesar Rp 150 ribu per tahun. "Tapi nanti akan ada pertimbangan kembali dengan pak Dirjen (Direktorat Jenderal Aplikasi Telematika, Depkominfo-red)," kata Sylvia. "Ya mungkin harganya nanti sekitar Rp 150 ribuan untuk .co.id. Tapi harga itu belum pasti," imbuhnya.Teddy juga menjelaskan, harga domain untuk institusi sosial diperkirakan berkisar antara Rp 50 ribu sampai Rp 70 ribu per tahun.Bagaimana skema harga domain .id di bawah kepengurusan Pandi? Kita tunggu pengumuman resmi dari Pandi.
(nks/nks)