'Tak Berfungsi' di Vista, Google Berang
- detikInet
Jakarta -
Kehadiran Windows Vista rupanya membuat Google ketar-ketir juga. Microsoft diklaim telah melanggar aturan dan membatasi pilihan konsumen. Pasalnya, mesin cari Google tidak dapat berfungsi baik di Vista."Kotak pencarian dalam Vista dihubungkan dengan mesin cari milik Microsoft. Tidak ada cara bagi pengguna untuk memilih alternatif lain. Bahkan, Vista juga mempersulit pengguna untuk mematikan indeks pencarian Microsoft," ungkap juru bicara Google, Ricardo Reyes, seperti dilansir SeattlePI dan dikutip detikINET dari Softpedia, Senin (11/6/2007).Runtuhnya Kekuasaan Google?Pada pertengahan Februari 2007, Trip Chowdhry, analis dari Global Equities Research telah mengungkapkan bahwa raksasa mesin cari itu berada pada arah dimana mereka (Google-red) akan kehilangan 'kekuasaannya' di komputer bersistem operasi Vista.Bahkan pada November 2006 lalu, Google telah menyusun gugatan hukum melawan Microsoft dengan tujuan agar Microsoft mengubah kemampuan pencarian Windows Vista. Dalam gugatan itu, Google tidak mengatakan langsung bahwa Vista membuat Google tak berfungsi maksimal. Google hanya menuduh Microsoft mempraktekkan bisnis yang anti kompetisi.Google menganggap Microsoft melanggar dokumen yang ditandatangani oleh mereka sendiri pada tahun 2001 dengan Departemen Kehakiman AS. Dokumen tersebut dibuat sebagai aturan bagi Microsoft dalam berhubungan dengan pihak ketiga.Informasi terbaru dari The New York Times, seperti dikutip dari Reuters, menyebutkan bahwa ofisial dari Departemen Kehakiman Amerika Serikat menyatakan akan mendukung Microsoft. Mereka mengimbau jaksa penuntut untuk menolak gugatan Google. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintahan Bush berusaha melindungi perusahaan software terbesar itu dari tuduhan melakukan anti kompetisi. Namun, Microsoft sendiri memutuskan menanggapi gugatan Google.Pihak Microsoft mengungkapkan bahwa mereka tidak melanggar aturan dan akan memperkenalkan beberapa tahapan untuk memodifikasi Windows Vista. Vista sendiri telah terjual sebanyak 40 juta lisensi pada seratus hari pertama penjualan.
(dwn/dwn)