Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Intel 'Kawinkan' PDA dan PC Tablet

Intel 'Kawinkan' PDA dan PC Tablet


- detikInet

Singapura - Intel mengembangkan sebuah perangkat bergerak bernama MCA (Mobile Clinical Assistant) yang diklaim ringan, tahan benturan dan tahan air. Perangkat ini memudahkan dokter dan perawat yang sedang dalam perjalanan untuk mengakses data pasien seperti hasil pemeriksaan laboratorium dan sejarah medis.Sebuah rumah sakit di Asia Tenggara menjadi rumah sakit pertama di dunia yang menggunakan perangkat bergerak ini dalam proses pemeriksaan pasiennya. Perangkat ini ditujukan untuk menyajikan informasi pasien secara langsung di Accident and Emergency (A&E) atau biasa dikenal dengan Emergency Room (ER) atau UGD (unit Gawat Darurat).Adalah Changi General Hospital (CGH), rumah sakit kelompok Singapore Health Services (SingHealth). CGH merupakan satu dari tiga rumah sakit di seluruh dunia yang tengah mengadakan percobaan penggunaan MCA. Dengan bobot sekitar 3 pon, MCA diklaim memiliki baterai yang mampu bertahan sekitar 3 hingga 4 jam. Dr. Goh Siang Hiong, kepala A&E mengungkap, daya baterai selama itu dianggap lebih dari cukup ditambah lagi lebih ringan dan tahan benturan. Hal inilah yang membuat CGH kemudian memilih MCA dibanding dengan PC Tablet.Selain itu, perangkat berlayar 10 inci ini juga dinilai berfitur lebih baik dibanding PDA (Personal Digital Assistant) yang berukuran lebih kecil. "MCA adalah perpaduan PC Tablet dan PDA," ujar Goh.Goh menyatakan dengan mengakses rekaman medis dengan waktu nyata menggunakan MCA, ia mampu menghabiskan lebih banyak waktu untuk berinteraksi dengan pasien dibanding saat ia masih menggunakan workstation desktop. Selain itu, ia juga menyambut baik fitur input dengan tulisan tangan yang membuatnya lebih banyak melakukan kontak mata dengan pasien sementara tangannya terus menuliskan catatan medis pada MCA.Perangkat MCA juga menawarkan fitur koneksi nirkabel ke Internet dan jaringan intranet rumah sakit, teknologi Radio Frequency Identification (RFID), serta teknologi Bluetooth yang dapat dimanfaatkan untuk mengambil gambar tanda-tanda penting pasien. Para dokter juga dapat memanfaatkan kamera yang ada dalam MCA untuk memotret luka pasien.Dikutip detikINET dari ZDNet Asia, Senin (14/5/2007), CGH mengklaim harga sebuah MCA tak lebih dari harga sebuah PC Tablet. Hingga saat ini, CGH telah memesan 12 perangkat MCA dan menargetkan akan menyelesaikan seluruh implementasi MCA pada akhir kuartal ketiga tahun ini.Dua rumah sakit lain yang juga telah mencoba MCA adalah El Camino Hospital di California Utara, Amerika Serikat dan Salford Royal NHS Foundation Trust di Inggris. (lni/dwn)





Hide Ads