PS3 Tak Laku, Sayonara 'Bapak PlayStation'
- detikInet
Jakarta -
Menyusul posisi buncit yang diraih PlayStation 3, Bapak PlayStation Ken Kutaragi, akan mundur sebagai CEO Sony Computer Entertainment. Sayonara!. Kutaragi, yang dikenal sebagai arsitek utama PlayStation, pernah disebut-sebut memiliki peran terhadap dunia game bagaikan Guttenberg yang merevolusi dunia cetak-mencetak. Namun nama besar Kutaragi tidak cukup untuk membuatnya bertahan di jajaran eksekutif Sony. Apalagi setelah 'anak' terbarunya, PlayStation 3 menduduki peringkat paling buncit dalam pertarungan tiga konsol game generasi terbaru. Saat ini Nintendo Wii memuncaki penjualan konsol disusul oleh Xbox 360 dari Microsoft. Setelah Kutaragi pensiun, posisi CEO dan Chairman Sony Computer Entertainment Inc. akan diduduki oleh Kazuo Hirai. Hirai saat ini adalah Presiden dan Chief Operating Officer di divisi yang sama. Kutaragi secara resmi akan pensiun pada 19 Juni 2007. Ia masih akan memegang posisi Chairman kehormatan dan penasehat teknologi senior untuk CEO Sony, Howard Stringer. Tanda-tanda 'disingkirkannya' Kutaragi sudah nampak ketika pada Desember 2006 ia tidak lagi menjabat Presiden Sony Computer Entertainment. Bahkan Kutaragi nyaris tidak memegang aktivitas sehari-hari divisi yang ia bantu tumbuh-kembangkan itu. Meski Kutaragi disebut-sebut telah berniat pensiun sejak lama, langkah ini oleh para analis pasar tetap dianggap sebagai upaya Sony 'menyelamatkan muka'. Billy Pidgeon,analis game dari IDC, mengatakan Sony terlalu banyak janji tapi tidak menepatinya. Sedangkan Rob Enderle, analis utama dari Enderle Group, menyebut Kutaragi memang sudah habis waktunya. "Ketika seseorang berubah status dari superstar jadi bencana, nyaris tak ada eksekutif yang bisa bertahan," ujarnya seperti dikutip detikINET, dari Cnet, Jumat (27/4/2007).
(wsh/wsh)