Intel Patenkan Teknologi Anti Laptop Kepanasan
- detikInet
Jakarta -
Laptop kepanasan (over heating) bukan hanya mengganggu tapi bisa membahayakan. Intel mematenkan teknologi yang bisa mencegah itu. Bagaimana caranya? Raksasa produsen mikroprosesor tersebut telah mematenkan teknologi pencegah over heating) pada laptop. Teknologi itu terdiri dari sebuah sensor dan sebuah detektor yang terbuat dari bahan yang bisa berubah warna tergantung suhu. Material detektor itu secara otomatis berubah warna apabila laptop mengalami over heating. Kemudian, sensor yang dipasang dalam laptop dapat mendeteksi jeroan laptop yang mengalami kepanasan. Hasil sensor itu akan digunakan untuk menyesuaikan saluran daya listrik yang dialirkan hingga bagian tersebut kembali sejuk.Dikutip detikINET dari TG Daily, Rabu (21/2/2007), Intel mengklaim teknologi ini lebih akurat dibanding teknologi pengukur suhu dan penghambat temperatur yang dimiliki motherboard tipe premium yang ada di pasaran. Intel yakin, material yang dapat berubah warna dari hijau (dingin) menjadi merah (panas) akan lebih mudah dideteksi oleh sensor.Bagain dalam laptop tidak mengalami pemanasan secara merata saat digunakan. Prosesor grafis dan CPU, yang selalu membutuhkan daya yang lebih, dapat menjadi sangat panas. Sedangkan bagian yang lain belum tentu sepanas itu. Menurut Intel, sebuah kipas laptop akan menyala jika suhu sangat tinggi, prosesor pun dapat mengatur katup daya untuk melindungi dirinya dari temperatur ekstrim. Intel belum mau menyebutkan jenis material apa yang dipakai dalam teknologi ini.Paten yang diajukan Intel dapat dilihat pada situs United States Patent and Trademark Office.
(lni/wsh)