Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Artis Porno Takuti HD DVD

Artis Porno Takuti HD DVD


- detikInet

Jakarta - Keinginan industri film porno untuk menggunakan format DVD masa depan masih tinggi. Meski ditolak Sony untuk menggunakan format Blu-ray, industri film esek-esek ini lalu melirik format HD-DVD. Namun, keputusan tersebut ternyata membuat para artis porno panik. Bagaimana tidak, keputusan menggunakan format DVD masa depan itu sama artinya dengan menampilkan 'peta' tubuh mereka dengan lebih detil, karena kualitas gambar yang dihasilkan akan lebih bagus. Seperti dilansir The New York Times, Selasa (23/1/2007), para artis khawatir karena dengan format DVD tersebut tidak hanya lekuk tubuh yang akan tersorot dengan jelas, tapi juga noda-noda yang ada di permukaannya. Akibatnya selulit, keriput, luka dan cacat kulit akan tampak dengan jelas. "Masalah utama adalah luka cukur. Saya tidak tahu mengapa orang ingin menonton dalam gambar yang prima. Filmnya akan jadi terlalu jelas dan tidak menyenangkan," ujar Stormy Daniels, aktris, penulis sekaligus produser film porno.Para produser pun tidak tinggal diam. Mereka makin gencar meminta bintangnya untuk memperbaiki penampilan, mulai dari olah raga, rajin merawat tubuh sampai melakukan operasi plastik. Jesse Jane, salah satu bintang porno pun rela berbuat lebih demi tampil sempurna. Dia pun melakukan operasi plastik ulang untuk menghilangkan bekas operasi sebelumnya.Di Amerika Serikat industri film porno merupakan mesin uang yang dahsyat. Pada tahun 2006 industri ini mencatatkan angka US$12 miliar per tahun untuk penjualan dan rental. Angka tersebut lebih besar dibanding industri sinema kenamaan di Amerika, yang mencatatkan angka penjualan US$6 miliar pada tahun 2006.Film dewasa dalam format video sempat mengalami penurunan sebesar 15 persen dalam hal penjualan dan penyewaan. Hal tersebut disebabkan karena makin maraknya distribusi pornografi via internet. Meski begitu, format video masih menjadi jalur distribusi dominan (28 persen) dengan pendapatan mencapai US$3,6 miliar di tahun 2006. (nks/nks)







Hide Ads